letmafotimur.desa.id(15/11/2025) – Fakultas Pertanian, Sains, dan Kesehatan (FPSK) Program Studi Kimia Universitas Timor (Unimor) sukses menggelar kegiatan Kuliah Lapangan di Desa Letmafo Timur. Kegiatan ini berfokus pada pelatihan pengolahan pangan lokal yang kaya nutrisi sebagai upaya pencegahan stunting di desa tersebut.
Peserta yang antusias mengikuti kegiatan ini adalah para anggota PKK dan perangkat desa Letmafo Timur.
Membumikan Teori Kimia untuk Gizi Masyarakat
Acara dibuka tepat pukul 11.00 WITA. Sambutan pembuka disampaikan oleh Dosen Pengampuh/Pembimbing Mata Kuliah, Bapak Sefrianus M.D. Kolo, S.Si., M.Si.
Dalam sambutannya, Bapak Sefrianus Kolo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kuliah umum lapangan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020. Beliau menekankan pentingnya bagi mahasiswa untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mempraktikkan ilmu mereka secara langsung kepada masyarakat.
"Terdapat empat menu yg akan di praktekan hari ini yg tentunya bersumber dari makanan mutiara yang ada di daerah kita yang tentunya sangat berkhasiat untuk kesehatan, termasuk daun kelor yang kaya manfaat. Empat menu utama tersebut adalah Bubur Manis Sorgum dan Puding Kelor, lapis Ubi ungu, dan jus Ubi ungu. Dengan makanan-makanan ini, kita dapat meningkatkan gizi dan dapat mengurangi stunting di desa," pungkasnya.
Antusiasme Pemerintah Desa dan PKK
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Desa Letmafo Timur. Beliau menyampaikan rasa antusias dan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Unimor. Kepala Desa berharap agar seluruh anggota PKK dapat mengikuti presentasi mahasiswa dengan baik dan segera mengaplikasikan ilmu yang didapatkan. Beliau juga berharap agar pihak kampus dapat kembali melaksanakan kegiatan serupa di Desa Letmafo Timur di masa mendatang.
Edukasi dan Praktik Langsung Pengolahan Pangan Lokal
Inti kegiatan dilanjutkan dengan presentasi mengenai pengolahan makanan lokal oleh para mahasiswa Program Studi Kimia. Anggota PKK mengikuti sesi presentasi dengan penuh keseriusan hingga selesai.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik memasak pangan lokal, yaitu cara membuat Jus Ubi Ungu dan Bubur Manis Sorgum. Para mahasiswa mendemonstrasikan proses pembuatannya di hadapan para kader PKK sambil menjelaskan setiap langkah secara detail. Para peserta tampak sangat serius dan aktif mengajukan pertanyaan apabila ada hal yang kurang dimengerti.
Sesi praktik ditutup dengan mencicipi hasil olahan secara bersama-sama, yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh peserta.
Kegiatan Kuliah Lapangan Fakultas Pertanian, Sains, dan Kesehatan Unimor ini berakhir pada pukul 13.00 WITA, meninggalkan harapan besar bagi peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat Desa Letmafo Timur melalui pemanfaatan optimal potensi pangan lokal.